KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PERUSAHAAN PERSEORANGAN

perusahaan perorangan
Perusahaan perseorangan

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PERUSAHAAN PERSEORANGAN

Apa itu perusahaan perseorangan? Pengertian Perusahaan perseorangan adalah suatu perusahaan atau bisnis yang dimiliki oleh pemilik tunggal sedangkan pengusaha perseorangan adalah pemilik dari suatu perusahaan perseorangan.

Individu dapat membuat badan usaha perseorangan tanpa izin dan tata cara tertentu.

Semua orang bebas berkembang membuat bisnis personal tanpa ada batasan untuk mendirikannya. Walaupun demikian, bukan berarti cakupan usahanya kecil.

Dari segi permodalan pengusaha perseorangan dapat saja mendapatkan pinjaman dari kreditor untuk operasional perusahaan, tetapi tidak berarti pinjaman itu sebagai bukti kepemilikan lain dari orang tersebut. Akibat dari adanya utang tersebut pemilik bertanggung jawab langsung dalam pelunasaan utang tersebut dan apabila terjadi keuntungan, pengusaha tidak perlu membagi keuntungannya kepada kreditor.

Perusahaan perseorangan biasanya bermodal kecil dibandingkan dengan bentuk perusahaan yang lain. Badan usaha yang paling mudah mendirikannya adalah badan usaha perseorangan. Karena modal dan pengelolannya dilakukan oleh seorang (pribadi).

Kedudukan perusahaan dan badan usaha biasanya berada pada satu tempat atau letaknya tidak berjauhan, karena badan usaha perseorangan perusahannya tidak terlalu besar dengan modal yang relatif kecil dibanding bentuk badan usaha lain.

Dalam perusahaan perseorangan, tidak ada pemisahan antara kekayaan pribadi dan perusahaan. Segala harta kekayaan pemilik menjadi tanggungan atau jaminan dari semua utang perusahaan. Oleh karena itu, pemilik perusahaan memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas.

Pemilik merupakan aktor utama dalam mengambil setiap kebijakaan dan keputusan perusahaan, begitu pula dalam hal pengelolaan aktivitas perusahaan sehari-hari, termasuk melakukan hubungan dengan para pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan.

Ciri-ciri Perusahaan Perseorangan

  1. Dimiliki oleh 1 orang saja
  2. Bisa berdiri tanpa izin
  3. Modal usaha relatif kecil
  4. Tanggung jawab tidak terbatas
  5. Melibatkan harta pribadi
  6. Jangka waktu badan usaha seumur hidup
  7. Tidak ada pajak yang ada cuman pungutan dan retribusi
  8. Keuntungnya relatif kecil

Contoh perusahaan perseorangan adalah usaha kecil atau UKM

Sebagian orang mungkin belum tahu apa saja kelebihan dan kekurangan perusahaan perseorangan. Dalam dunia bisnis, terdapat berbagai macam bentuk dan jenis usaha. Tentu Anda sudah tidak asing dengan istilah Perseroan Terbatas (PT), Firma, Persekutuan Komanditer dan lain sebagainya.

perseorangan

Kelebihan Perusahaan Perseorangan

Berikut adalah beberapa kelebihan yang ada pada badan usaha perusahaan perseorangan:

  1. Seluruh keuntungan yang didapat akan menjadi milik orang tersebut.
  2. Perusahaan perseorangan cenderung bergerak dengan dinamis dan bebas. Pemilik perusahaan dapat mengambil keputusan secara bebas dalam menjalankan bisnisnya.
  3. Pemerintah menerapkan pajak yang rendah untuk jenis perusahaan ini. Umumnya, dalam hal pajak pemilik tidak perlu membayar pajak badan, namun semua pendapatan tetap harus bayar pajak perseorangan; dan semua keuntungan menjadi milik pemilik dan dapat digunakan secara bebas oleh pemilik.
  4. Pengorganisasian perusahaan cenderung lebih ringkas dan hemat biaya. Tidak seperti jenis perusahaan lain, amat jarang ditemui perusahaan perseorangan yang memiliki banyak bagian – bagian sehingga pengelolaannya lebih murah dan mudah.
  5. Segala rahasia perusahaan akan terjamin karena hanya dimiliki oleh perseorangan.
  6. Semangat untuk mencapai keuntungan sangat menggelora dalam perusahaan perseorangan. Dengan demikian, sangat besar kemungkinan pemilik usaha akan melakukan inovasi inovasi untuk menarik minat konsumen. Terobosan inilah yang sangat dinantikan oleh masyarakat.
  7. Pemilik mempunyai kebebasan sepenuhnya untuk menentukan apa yang akan dilakukan yang dapat memberikan keuntungan yang paling besar baginya, baik menentukan arah perusahaan atau hal-hal yang berkaitan dengan keuangan perusahaan
  8. Pendirian perusahaan perseorangan sangat mudah dan tidak berbelit-belit;
  9. Perusahaan perseorangan cocok untuk usaha yang relatif kecil atau mereka yang memiliki modal dan bidang usaha yang terbatas
  10. Tidak memerlukan akta formal (akta pendirian dari notaris) dalam pendiriannya tetapi untuk bisnis-bisnis tertentu perlu meminta izin ke Pemerintah Daerah setempat, sehingga pemilik tidak perlu mengeluarkan biaya yang terlalu besar;
  11. Dalam hal peraturan, tidak terlalu banyak peraturan pemerintah yang mengatur perusahaan jenis ini, sehingga pemilik bebas melakukan aktivitasnya
  12. Ongkos organisasi kecil karena tidak banyak pengeluaran untuk pegawai.

Kelemahan perusahaan perseorangan berasal dari kenyataan bahwa bisnis ini di miliki oleh satu orang. Jika bisnis ini menguntungkan dijalankan oleh pemilik yang cakap maka kelemahan-kelemahan yang ada tidak akan meyababkan masalah. seseorang yang memulai usahanya hanya dengan sedikit kemampuan manajemen dan sedikit uang akan menghadapi resiko yang lebih besar berikut ini beberapa kelemahan perusahaan perseorangan:

perusahaan perserorangan wanita

Kekurangan Perusahaan Perseorangan

Berikut adalah beberapa kekurangan yang dimiliki perusahaan perseorangan:

  1. Sulit untuk mengembangkan besaran perusahaan karena modal yang terbatas. Tentu pemilik dapat melakukan kredit, namun kuantitasnya tentu tidaklah banyak.
  2. Keberlangsungan perusahaan cenderung tidak terjamin karena sangat tergantung kepada pemilik perusahaan. Apabila terjadi hal yang tidak terduga terhadap pemilik perusahaan seperti sakit keras, meninggal dunia, atau sebab lain, maka jalannya perusahaan dapat terancam bahkan berhenti total.
  3. Minimnya kesempatan karyawan perusahaan untuk berkembang karena mereka akan berada pada jabatan yang sama dalam jangka waktu tidak menentu.
  4. Tanggung jawab pemilik yang tidak terbatas. Hal ini berarti pemilik perusahaan menanggung seluruh resiko yang dimiliki perusahaan, Apabila dalam perjalanan perusahaan tersebut mengalami kebangkrutan, maka harta benda pemilik akan menjadi jaminan untuk melunasi seluruh hutang perusahaan. Pemilik perusahaan perseorangan bertanggung jawab terhadap utang perusahaan secara penuh.
  5. Sulitnya melakukan manajemen perusahaan. Umumnya, perusahaan dalam bentuk lain terdiri atas bagian bagian atau divisi atau departemen yang mengurus aktivitas tertentu, seperti pembukuan, pembelian, penjualan, pengaturan karyawan dan lain sebagainya. Ketiadaan bagian ini dalam perusahaan perseorangan memang menjadikan pengelolaan menjadi ringkas.
  6. Permodalan – Lebih sulit memperoleh modal, yang artinya jika perusahaan perseorangan ingin mendapatkan tambahan modal atau investasi dari perbankan relatif sulit, terutama untuk jumlah yang besar.
  7. Ikut tender – Perusahaan perseorangan relatif sulit mengikuti tender, karena kesulitan untuk memenuhi persyaratan kelengkapan dokumen dan jumlah dana yang tersedia.
  8. Kelangsungan hidup – Biasanya kelangsungan hidup atau umur perusahaan relatif lebih singkat. Hal ini disebabkan sulitnya mencari pengganti pemilik perusahaan apabila pemilik meninggal dunia, sehingga terjadi kevakuman yang menyebabkan kelangsungan hidup perusahaan berakhir.
  9. Sulit berkembang – Perusahaan akan sulit berkembang jika menggunakan badan usaha perseorangan. Hal ini dikarenakan kesulitan dalam mengelola usaha yang hanya berada dalam satu tangan. Sehingga jika ingin memperbesar perusahaan harus mengubah badan usahanya terlebih dahulu.
  10. Administrasi yang tidak terkelola secara baik
  11. Untuk memperoleh modal dari pihak luar (perbankan) akan lebih sulit, yang artinya jika perusahaan perseorangan ingin mendapatkan tambahan modal atau investasi atau pinjaman dari perbankan relatif sulit, terutama untuk jumlah yang besar. Hal ini karena perusahaan perorangan dianggap kurang kredibel

Demikianlah kelebihan dan kekurangan Perusahaan Perseorangan di Indonesia yang biasa terjadi.