Alasan Memilih PT Bagi Perusahaan

ALASAN MEMILIH PT BAGI PERUSAHAAN

Kehadiran Perseroan Terbatas (PT) sebagai suatu bentuk badan usaha dalam kehidupan sehari-hari tidak lagi dapat di abaikan.

PT sebagai suatu sawara untuk melakukan kegiatan ekonomi sudah menjadi suatu hal yang tidak bisa terelakan oleh para pengusaha.

Praktik bisnis yang dilakukan oleh para pelaku usaha, baik itu pedagang, industrialis, kontraktor, investor, bankir, asuransi, pialang, dan lain-lain tidak bisa dipisahkan oleh kehadirang Perseroan Terbatas (PT), dan harus diakui bahwa PT menjadi badan usaha berbadan hukum yang disukai saat ini.

 

Di Indonesia yang paling Umum ada 2, yaitu PT dan CV. Sering kali pengusaha baru merasa bingung untuk menentukan bentuk perusahaan yang paling sesuai dengan kebutuhan.

PT adalah organisasi usaha yang lebih modern dibadingkan dengan badan usaha lainnya.

Modern yang dimaksud adalah kejelasan dalam hal pembagian tugas dan wewenang di antara organ-organ PT, yaitu: Direksi (yang menjalankan roda perseroan), Komisaris (mengawasi dan juga memberi nasihat-nasihat kepada Direksi) dan Rapat Umum Pemegang Saham (memiliki kewenangan eksklusif yang tidak diberikan kepada Direksi dan Komisaris).

UU-PT telah mengatur ketentuan tentang tugas dan wewenang Direksi dan Komisaris di dalam pasal 92 – 121 (30 pasal) dan mengatur ketentuan tentang tugas dan wewenang RUPS melalui pasal 75- 191 (16 pasal).

Dengan jumlah pasal yang demikian maka dapat diterjemahkan bahwa masing-masing organ memiliki kapasitas dan kewajiban masing-masing dalam menjalankan kegiatan usaha perseroan, yang mana selanjutnya dituangkan lebih lebih rinci melalui Anggaran Dasar perseroan.

Kondisi di atas berbeda dengan badan usaha yang tidak berbadan hukum (seperti: CV, Firma, Persekutuan Perdata) yang dalam menjalankan kegiatan usahanya hanya dijalankan paling sedikit 2 (dua) orang dan pengambilan keputusannya dapat dilakukan  langsung oleh pesero/sekutu aktif.

 

Hal ini dapat lebih mudah dicapai dengan mendirikan PT untuk berbisnis, karena perusahaan akan terlihat lebih kredibel dan memiliki potensi yang lebih mudah untuk dikembangkan bahkan jika suatu saat ingin listing di bursa saham juga menjadi lebih gampang!

Berikut 9 alasan mengapa memilih bentuk badan hukum Perseroran Terbatas (PT) sebagai perusahaan untuk merintis usaha di Indonesia:

  1. Lebih bonafid dan profesional

Kegiatan usaha perseroan dijalankan berdasarkan organ/ struktur perusahaan, yang terdiri dari Direksi, Dewan Komisaris, dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Masing-masing dari ketiga organ tersebut memiliki kapasitas dan kewajiban tersendiri dalam menjalankan kegiatan perusahaan.

Berbeda halnya dengan badan usaha yang tidak berbadan hukum yang kegiatan usahanya hanya dijalankan oleh paling sedikit 2 (dua) orang dan pengambilan keputusan saja.

Dengan adanya pembangunan organisasi/ struktur perusahaan dalam PT, maka maka fungsi pengawasan dalam sebuah PT terjamin lebih profesional dari segi pertanggungjawaban kerjanya.

 

  1. Harta pribadi menjadi lebih aman

Keuntungan mendirikan PT yang utama dibandingkan badan hukum lain seperti CV, Firma atau badan usaha perseorangan lainnya adalah kewajiban Anda hanya sebatas modal yang disetorkan kepada PT, dan tidak memerlukan pertanggungjawaban sampai harga pribadi pemilik jika perusahaan mengalami kerugian.

Jika perusaahan mengalami kerugian, maka kewajiban Anda hanya terbatas sejumlah modal yang disetorkan.

Harta pribadi masing-masing pemegang saham tidak tersentuh oleh kerugian perusahaan.

Berbeda halnya dengan Firma atau CV yang memerlukan pertanggungjawaban sampai harga pribadi pemilik jika perusahaan mengalami kerugian.

 

  1. Kebebasan untuk beraktifitas bisnis

Beberapa jenis bidang usaha yang tidak dapat dikelola dan dilakukan oleh badan usaha perorangan atau badan usaha tidak berbadan hukum seperti Firma dan CV, dapat semuanya dilaksanakan melalui Perseroan Terbatas.

Berikut jenis kegiatan usaha yang harus beberbentuk badan hukum seperti PT  antara lain;

– Bidang usaha sektor Perhubungan meliputi : Usaha Jasa Pengurusan Transportasi (Forwarding), Usaha Salvage, dll.

– Bidang usaha pariwisata, seperti usaha biro perjalanan wisata, usaha konsultan pariwisata, dll.

– Usaha jasa konstruksi dengan kualifikasi besar.

– Jenis usaha lain yang diatur oleh Undang-Undang atau Peraturan yang berlaku.

 

4.Kemudahan dalam mengalihkan kepemilikan

Dengan mendirikan PT, kepemilikan terhadap perusahaan adalah dalam bentuk saham, dan jika Anda sudah tidak ingin melanjutkan usaha tersebut, maka saham dapat dipindahtangankan atau dijual ke orang lain.

Kemudahan dalam pemindahtanganan ini tidak dapat dilakukan dengan Firma atau CV, karena adanya perbedaan hukum perjanjian dan perubahan pasal-pasal dalam anggaran dasar yang bertalian dengan masuk keluarnya pihak baru.

 

  1. Dapat bersekutu dengan pihak asing

Perusahaan dalam bentuk PT dapat merencanakan mendirikan sebuah perusahaan dalam rangka penanaman modal asing (PMA), yang mana usaha dapat bersekutu antara pemilik modal Indonesia dengan pemilik modal asing.

Hal ini dapat langsung dilakukan jika salah satu atau lebih pemilik modal asing menjadi pemegang saham perusahaan PT.

Setiap perusahaan yang didirikan dalam bentuk Penanaman Modal Asing (PMA) harus berbentuk Perseroan Terbatas (PT).

 

  1. Lebih mudah mendapatkan tambahan modal

Dalam berbisnis, Anda terkadang butuh modal tambahan dalam bentuk dana pinjaman dalam jumlah besar.

Dengan adanya syarat modal minimum untuk mendirikan PT, pihak kreditor akan lebih mempercaya badan usaha berbentuk PT.

Saham di dalam PT juga dapat dijual kepada pihak investor untuk meningkatkan modal usaha dan mendapatkan tambahan modal pengembangan bisnis.

 

  1. Terlindungi oleh Undang-Undang

Dengan adanya beberapa bidang usaha yang diwajibkan untuk menggunakan PT sebagaimana diatur dalam undang-undang, perusahaan dalam bentuk PT telah mendapatkan kepastian hukum dalam berbisnis.

Sama halnya dengan pemakaian nama PT, apabila badan usaha lainnya dapat menggunakan nama sesuai keinginan mereka, pemilihan nama PT harus disetujui dulu oleh Kemenkumham dan jika disetujui, nama PT yang Anda dirikan tidak dapat lagi digunakan untuk berdagang oleh pihak lain.

 

  1. Mendapatkan legitimasi dari Pemerintah

Jenis dan kegiatan usaha serta tata cara pelaksanaan kegiatan PT diatur berdasarkan anggaran dasar Undang-Undang dan harus didaftarkan serta disahkan oleh Kemenkumham.

Badan usaha yang tidak berbentuk badan hukum (Firma, CV, badan usaha perseorangan, dll) tidak memiliki anggaran dasar bahwa para pendiri memerlukan pengesahan dari Kemenkumham, dan akta pendirian badan usaha hanya didaftarkan kepada panitera pengadilan sesuai domisili badan usahanya.

 

  1. Kelangsungan Perusahaan yang lebih terjamin

Perusahaan masih dapat dioperasikan oleh pemegang saham lainnya meskipun pemilik atau manajemennya sudah tidak ingin melanjutkannya.

Berbeda halnya dengan Firma atau CV yang memiliki umur terbatas dan seorang anggota mempunya hak untuk membubarkan perusahaan secara hukum.

 

Berdasarkan alasan-alasan di atas, maka terlihat jelas kelebihan dan keunggulan PT dibandingkan badan usaha lainnya.

Oleh sebab itu, menjadi cukup beralasan jika PT menjadi pilihan dalam melakukan usaha dibandingkan dengan badan usaha lainnya.

Selain itu, dengan kejelasan strukur perseroan dan fungsi organ secara yuridis maka alasan memilih PT sebagai badan hukum untuk melakukan usaha menjadi cukup beralasan dibandingkan dengan bentuk badan hukum lainnya.